Si Bengal memang nakal. Ia seekor tikus kecil yang gemar serudak-seruduk di hutan sendirian. Ibunya sering cemas, tetapi ia tetap saja keluyuran ke sana-kemari. "Melacak alam," katanya setiap kali. Suatu hari, ia masuk ke sebuah lubang hutan sampai ujung. Didorong hasratnya yang besar untuk tahu, ia menyundul-nyundul dan ujung lubang pun terbuka.










